5 Desember 2025 3:28 pm

Perbedaan Keramik Biasa vs Granit: Panduan Q&A (Mana yang Lebih Kuat?)

Perbedaan Keramik Biasa vs Granit: Panduan Q&A (Mana yang Lebih Kuat?)
Banyak pelanggan di Hokpan Keramik yang sering bertanya, "Kenapa harga granit lebih mahal dari keramik biasa?"atau "Apakah granit benar-benar lebih awet?". Untuk membantu Anda memilih material lantai yang tepat, berikut adalah kupas tuntas perbedaannya dalam format tanya-jawab.

Q1: Apa perbedaan bahan dasar antara keramik dan granit?

Jawab: Meskipun sekilas terlihat sama, bahan penyusunnya berbeda:
  • Keramik Biasa: Terbuat dari tanah liat merah atau putih (clay) yang permukaannya dilapisi glasur (pewarna/motif).
  • Granit (Porcelain Tile): Terbuat dari campuran batuan alam, kaolin, silika, dan feldspar. Campuran ini dipress dengan tekanan sangat tinggi dan dibakar pada suhu yang jauh lebih panas (di atas 1200°C) dibandingkan keramik biasa.
Analogi: Bayangkan keramik seperti roti tawar yang dioles selai (atasnya berwarna, dalamnya beda), sedangkan granit seperti coklat batangan (warna atas dan dalam sama/padat).

Q2: Benarkah granit jauh lebih kuat daripada keramik?

Jawab: Ya, secara teknis granit lebih kuat. Karena proses pembakaran suhu tinggi, granit (Homogeneous Tile) memiliki pori-pori yang sangat kecil dan kepadatan tinggi. Ini membuat granit:
  1. Tahan terhadap goresan benda tajam.
  2. Mampu menahan beban berat (cocok untuk garasi mobil atau area publik).
  3. Lebih tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem (tidak mudah retak).
Keramik biasa lebih rentan pecah jika tertimpa benda berat karena badannya tidak sepadat granit.

Q3: Bagaimana cara membedakan fisik keramik dan granit secara mudah?

Jawab: Anda bisa melihat bagian belakang atau samping potongannya:
  • Keramik: Bagian bawahnya biasanya berwarna merah bata atau abu-abu tanah liat. Warna motif hanya ada di permukaan tipis paling atas.
  • Granit: Warna body (badan) biasanya putih susu atau abu-abu terang, dan materialnya terlihat padat menyatu dari atas sampai bawah (Homogeneous).

Q4: Apakah granit lebih susah menyerap air dibanding keramik? (Water Absorption)

Jawab: Benar. Ini adalah indikator kualitas utama.
  • Keramik: Memiliki daya serap air di atas 3%. Jika direndam air, beratnya akan bertambah cukup signifikan.
  • Granit: Memiliki daya serap air sangat rendah, yaitu di bawah 0.5% (Water Resistant).
Artinya, granit lebih tahan terhadap noda cairan dan tidak mudah lembab/berjamur dibandingkan keramik biasa.

Q5: Jadi, kapan saya harus memilih keramik dan kapan harus granit?

Jawab: Tim Hokpan Keramik menyarankan:
  • Pilih Granit Jika: Anda punya anggaran lebih dan mengutamakan keawetan jangka panjang, kemewahan (kilap lebih baik), serta untuk area lalu lintas tinggi seperti ruang tamu, teras, dan dapur.
  • Pilih Keramik Jika: Anda ingin menghemat anggaran, atau untuk area yang jarang diinjak seperti dinding kamar mandi, dinding dapur, atau kamar tidur tamu.


Tabel Perbandingan

FITUR
KERAMIK BIASA
GRANITE (Porcelaine Tile)
Bahan Dasar
Tanah Liat (Clay)
Silika, Feldspar, Batuan
Suhu Bakar
± 1000°C
± 1200°C
Ketahanan Gores
Sedang
Tinggi (Tahan Gores)
Penyerapan Air
Tinggi
Sangat Rendah (<0.5%)
Ukuran Umum
30x30, 40x40, 50x50
60x60, 80x80, 60x120
Harga
Ekonomis
Premium


Masih bingung memilih motif yang cocok?
Kunjungi Hokpan Keramik untuk melihat langsung perbedaan fisik antara keramik dan granit dari berbagai merek ternama.




Blog Post Lainnya